Cara Sehat Ubah Sosis Serta Berbagai Makanan Olahan Lain

Makanan olahan merupakan makanan yang dibuat dengan merubah rasa dan bentuk dari bahan asli untuk alasan kepraktisan. Sayangnya, banyak bahan makanan yang diolah mengandung lemak, gula serta garam yang berlebihan. Sebagian besar produk yang berada di supermarket merupakan makanan olahan seperti makanan ringan, sayur kalengan, sereal, roti, keju dan berbagai makanan lainnya. makanan ringan ini juga seperti daging sosis, keripik kemasan. Lantas bagaimana cara sehat untuk mengkonsumsi makanan olahan ini sehingga efeknya tidak terlalu buruk bagi tubuh?

Banyak makanan olahan yang sebetulnya adalah makanan sehat, sayangnya sebagian lainnya mengandung bahan tambahan yang berlebihan sehingga pengonsumsian nya harus dibatasi. Produk makanan olahan biasanya menggunakan bahan tambahan seperti garam, lemak gula untuk mengawetkan, menambah rasa dan struktur produk. Jumlah kandungannya sering tidak dilihat konsumen sehingga konsumen tidak bisa mengontrol jumlah kalori yang masuk dalam tubuh. Pola ini yang bisa menjadi resiko munculnya penyakit. Contohnya sodium nitrate yang berada dalam daging olahan bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah serta memberi dampak bagi cara tubuh mengolah gula. Hal ini bisa membuat Anda terkena diabetes.

 cari tau di bumburesep.org macam macam olahan makanan yang sehat, baca sekarang juga!

Untuk daging olahan, daging ini ialah makanan yang sudah melalui berbagai tahap pemrosesan seperti pengasinan, pengasapan dan yang lainnya. umumnya sosis dibuat dari daging ayam dan sapi dan dikemas dalam pembungkus dengan bahan usus sapi atau usus sintetik. Sosis ini bisa dijual dalam bentuk mentah dan matang, sosis matang bisa langsung dikonsumsi dan sosis mentah harus diolah terlebih dahulu dengan cara direbus, dipanggang dan digoreng. Lantas, bagaimana cara sehat mengkonsumsi makanan ini?

Sesudah mengetahui fakta diatas, kita tidak harus menghindari mengkonsumsi makanan ini, ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar bisa tetap mengkonsumsinya, seperti:

  • Membaca terlebih dahulu label nutrisi yang berada di dalam kemasan produk. Agar kita bisa memastikan kadar lemak, gula dan garam, kita bisa memperhatikan informasi energi, protein dan lemak jenuh dalam makanan,
  • Tambah konsumsi makanan laut ketika Anda mengkonsumsi makanan olahan,
  • Pengonsumsian makanan daging olahan tidak boleh lebih dari 70 gram,
  • Dibanding dengan mengkonsumsi daging olahan, sangat disarankan Anda mengolah sendiri bahan makanan dari bentuknya.

Selain berbagai cara sehat di atas, Anda juga bisa memilih makanan olahan yang memiliki sifat sehat seperti proses pasteurisasi yang berada di dalam susu. Begitu pun proses pembekuan sayuran serta buah yang bisa mempertahankan kandungan vitamin, walaupun buah segar akan jauh lebih mengandung banyak nutrisi, sedangkan proses pengolahan lain dibutuhkan untuk menghasilkan tujuan penggunaan produk berbeda. akhirnya mengolah makanan segar sudah pasti lebih sehat dibanding memilih makanan olahan, terlebih dulu utamakan bahan makanan mentah sehingga Anda juga bisa mengetahui banyaknya kadar kalori yang masuk dalam tubuh.

 

 

Spread the word. Share this post!