Gejala Anemia dan Makanan Penambah Darah yang Efektif

Anemia atau kurang darah adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah menurun sehingga menyebabkan kurangnya hemoglobin yang fungsinya adalah mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh, apabila kekurangan sel darah merah atau hemoglobin maka tubuh akan kekurangan oksigen sehingga akan menyebabkan terganggunya kinerja tubuh. Gejala-gejala seperti lemas, letih, lesu, lunglai dan lemah adalah gejala awal kurang darah. Sehingga untuk memompa jumlah sel darah merah kembali diperlukan berbagai jenis makanan penambah darah. Berikut ini adalah gejala-gejala lain dari anemia:

  • Cepat lelah, tak bertenaga

Jika Anda tidak merasa sakit namun badan terasa cepat lelah dan lemas seperti tak bersemangat maka bisa jadi Anda terkena anemia. Karena hal ini disebabkan oleh kinerja metabolisme tubuh terganggu sehingga zat-zat nutrisi tidak diedarkan dengan baik ke seluruh tubuh.

  • Susah konsentrasi, mudah lupa.

Gejala kedua anemia adalah apabila Anda sulit berkonsentrasi dan mudah lupa. Hal ini disebabkan karena kurangnya asupan oksigen dan aliran darah ke otak sehingga fungsi otak melemah.

  • Sakit kepala, pusing, mata berkunang-kunang.

Apabila tiba-tiba Anda merasa sangat pusing, kepala sakit dan mata yang berkunang-kunang mungkin saja Anda sedang mengalami anemia. Hal ini juga sama seperti penyebab susah konsentrasi dan mudah lupa, yaitu kurangnya suplai oksigen ke otak.

  • Pucat, lingkaran hitam pada mata tampak jelas.

Ciri-ciri fisik dari anemia adalah raut muka dan bibir yang pucat serta nampak lingkaran hitam pada sekitar mata.

  • Nafsu makan berkurang.

Karena keadaan yang kurang bertenaga dan kurang bersemangat biasanya akan menjadi kehilangan selera makan. Padahal dengan tidak makan maka tubuh akan semakin lemas dan memperparah keadaan anemia.

Keadaan anemia selain menyebabkan tubuh menjadi lemas dan tak bertenaga, anemia yang berkepanjangan akan sangat berbahaya karena dapat melemahkan kinerja otak secara permanen dan metabolisme tubuh terganggu, akibatnya akan lebih mudah sakit. Sehingga sangat penting sekali untuk dipacu dengan makanan penambah darah yang efektif seperti yang ada di bawah ini:

  • Makanan yang kaya akan zat besi.

Zat besi bertugas sebagai penghasil hemoglobin sehingga makan-makanan yang banyak mengandung zat besi adalah cara tercepat untuk memulihkan jumlah sel darah merah. Makanan yang kaya akan zat besi antara lain daging merah (sapi, kambing), hati ayam atau sapi, kangkung, kismis, kuning telur dan kacangĀ edamame.

  • Makanan yang kaya vitamin B12.

Vitamin B12 juga berfungsi sebagai penghasil sela darah merah pada bagian sumsum tulang belakang, seseorang yang kekurangan vitamin B12 juga dapat menjadi anemia sehingga diperlukan makanan-makanan yang mengandung vitamin B12 seperti telur, susu, keju, sereal dan lain-lain.

  • Makanan yang kaya akan asam folat.

Asam folat atau juga dapat disebut dengan vitamin B9 adalah sebuah vitamin B kompleks berfungsi sebagai penghasil sel darah merah baru. Makanan yang kaya dengan asam folat antara lain sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, sereal, roti dan buah-buahan.

  • Makanan berprotein tinggi.

Makanan penambah darah efektif yang terakhir adalah makanan yang mengandung protein tinggi, protein berfungsi untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Sehingga dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi gejala anemia atau kurang darah. Makanan tinggi protein antara lain ikan-ikan laut seperti cumi, kerang, kepiting dan ikan kakap. Selain itu, tempe dan tahu juga mengandung protein nabati yang cukup tinggi.

Spread the word. Share this post!