Hindari 5 Kesalahan dalam Pengolahan Makanan Sehat Ini

Tubuh memerlukan asupan nutrisi yang didapat dari aneka jenis makanan. Ada banyak sekali makanan sehat dan bergizi yang bisa kita peroleh di sekitar kita, hanya saja tanpa kita sadari seringkali kita melakukan kesalahan dalam mengolah makanan, sehingga makanan yang sehat dan bergizi tersebut justru hilang kandungan gizinya. Berikut ini adalah kesalahan-kesalahan dalam mengolah makanan yang acapkali kita lakukan:

  • Menggunakan plastik pada microwave/oven.

Panas yang ditimbulkan oleh oven membuat zat kimia yang terkandung dalam plastik akan menguap dan diserap oleh makanan, jadi hindari penggunaan plastik baik plastik kemasan maupun wadah plastik untuk memanaskan makanan dalam oven.

  • Menggoreng dengan minyak yang banyak dan panas.

Menggoreng dengan minyak yang banyak dan panas ini adalah teknik “deep fry”. Dengan cara menggoreng seperti ini memang dikenal akan menghasilkan makanan yang super renyah dan gurih, hal ini dikarenakan banyaknya lemak yang diserap oleh makanan tersebut. Tahukah Anda bahwa di balik renyah dan gurihnya makanan yang digoreng tersebut tersimpan kandungan lemak jahat alias kolesterol? Sebaiknya hindari teknik memasak yang seperti ini atau gunakan minyak lain yang lebih rendah kolesterol seperti minyak zaitun atau canola.

  • Terlalu gosong.

Arang atau karbon memang sangat bermanfaat terutama untuk menyerap racun dalam tubuh. Seringkali arang digunakan untuk memanggang makanan seperti sate atau barbeque. Kelihatannya memang makanan sehat karena tidak digoreng, namun yang jadi permasalahan adalah makanan yang dibakar terlalu lama dengan arang (gosong) akan memicu timbulnya zat karsinogen (pemicu kanker). Jadi akan lebih baik jika memakan makanan yang dibakar sebaiknya hindari memakan bagian kehitaman/gosong dan jangan lupa juga makanlah mentimun setelah mengonsumsi makanan-makanan yang dibakar. Mentimun dapat menjadi penetral zat karsinogen.

 Baca Juga: INILAH JENIS MAKANAN SEHAT YANG DIANJURKAN BAGI IBU MENYUSUI

  • Menyiangi sayuran.

Kesalahan dalam pencucian sayuran bukan berarti sayuran tidak boleh dicuci. Pencucian sayuran bertujuan untuk menghilangkan kotoran sekaligus sisa-sisa pestisida yang ada dalam makanan. Namun kesalahan dalam pencucian sayuran dapat menyebabkan hilangnya nutrisi yang terkandung dalam sayuran. Sebaiknya, cuci sayuran sebelum dipotong-potong, karena jika sudah dalam keadaan terpotong-potong, kandungan nutrisinya ikut hilang saat terbilas. Mencuci sayuran sebaiknya dilakukan dengan air yang mengalir agar kotoran dan sisa-sisa pestisidanya benar-benar terbilas dan tidak menempel kembali.

  • Merebus sayuran terlalu lama.

Ini adalah kesalahan yang paling umum dilakukan oleh banyak orang dalam mengolah makanan sehat yakni sayuran, mereka beranggapan bahwa semakin lama merebus atau mengukus sayuran maka bakteri yang ada di dalam sayuran benar-benar mati. Padahal dengan merebus atau mengukus sayuran terlalu lama dapat menghilangkan kandungan nutrisi di dalamnya. Ada beberapa jenis sayuran yang memang sebaiknya dikonsumsi mentah seperti mentimun dan selada, namun ada juga yang sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi matang, tomat misalnya.

 

Spread the word. Share this post!