Ini Kesalahan dalam Penerapan Diet Cepat

Siapa yang tidak ingin memiliki badan yang bagus, langsing, berisi dan berat badan ideal dengan tinggi badan? Hampir semua orang ingin mendapatkan badan yang menarik terutama wanita. Karena kecenderungan ingin menurunkan berat badan dalam jangka waktu yang cepat sehingga tidak sedikit yang lebih terfokus untuk menerapkan diet cepat dibanding dengan diet sehat dan tanpa memperdulikan besar gizi yang harus masuk ke tubuh.

Untuk melakukan diet yang cepat maka Anda sebaiknya harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi karena masing-masing orang membutuhkan kalori yang berbeda tergantung dari kebutuhan tubuh. Kesalahan dari diet yang cepat dan tidak beraturan bisa menyebabkan masalah kesehatan. Pertama adalah tubuh lemah dan lelah. Ketika Anda diet maka kalori yang masuk ke tubuh lebih sedikit dibandingkan biasa dan jika Anda terlalu cepat menurunkan asupan kalori ke tubuh tanpa penyesuaian terlebih dahulu akan membuat tubuh kekurangan kalori sehingga tubuh mudah lemah dan lelah dan produktivitas Anda menurun.

Kedua adalah tubuh menjadi kekurangan nutrisi. Karena diet cepat maka sebagian besar orang langsung memangkas kebutuhan nutrisi tubuh terutama karbohidrat dan lemak. Padahal kedua jenis nutrisi tersebut sangat diperlukan untuk tubuh misalnya untuk sumber energi serta menjaga agar sistem kekebalan tubuh tidak menurun sehingga tidak membuat Anda mudah terserang penyakit.

Ketiga adalah mengalami berat badan “yo-yo”. Maksudnya adalah berat badan Anda akan mudah turun namun juga akan lebih mudah untuk naik. Diet dalam jangka waktu yang cepat tanpa nutrisi yang seimbang dan pengawasan yang tepat tidak memberikan kesempatan bagi tubuh untuk penyesuaian seperti membakar kalori dalam jumlah yang banyak. Karena hal tersebut, tubuh cenderung akan mengalami penurunan berat badan namun juga akan cepat mengalami penaikan berat badan.

Kesalahan diet yang cepat juga bisa mengakibatkan hal berikut:

  • Merusak jaringan otot terutama jika Anda melakukan diet yang cepat tersebut dan diiringi dengan olahraga yang ekstrim sehingga bukannya membakar lemak namun jaringan otot akan rusak. Resiko tersebut juga diperparah jika gizi yang masuk ke tubuh seperti protein tidak cukup untuk membantu perbaikan kerusakan otot yang terjadi setelah olahraga.
  • Gangguan tubuh seperti konstipasi atau susah buang air besar, menstruasi yang tidak teratur, rambut rontok.
  • Dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit yang ada di dalam tubuh.
  • Resiko yang lebih tinggi menderita penyakit yang lebih serius jika diet tersebut dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Penyakit tersebut misalnya batu empedu yang bisa terjadi pada orang yang mengalami penurunan berat badan dalam jumlah yang banyak hanya dalam jangka waktu beberapa bulan.

Jadi, walaupun Anda ingin berat badan turun cepat, Anda harus melakukan diet cepat yang sehat dan jika perlu meminta bantuan ke ahli gizi untuk mengatur asupan kalori per harinya.

 

Spread the word. Share this post!