Kiat Jauhkan Bahaya Rokok dari Anak

Merokok menjadi salah satu kegiatan yang saat ini banyak dilakukan tidak hanya oleh orang dewasa namun juga pada anak terutama anak yang masih duduk di bangku SMP. Walaupun pada bungkus rokok terdapat tulisan mengenai bahaya rokok yang mengintai, namun hal tersebut tidak menyurutkan keinginan untuk tetap merokok. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar anak Anda bisa terbebas atau terhindar atau jauh dari bahaya yang disebabkan karena rokok.

Pertama adalah mencontohkan. Orang tua merupakan guru yang paling pertama bagi anak. Sehingga kelakuan atau tingkah laku yang ditunjukkan oleh orang tua akan direkam di otak anak dan kemudian diterapkan di kehidupan sehari-harinya. Jika Anda memang sudah menjadi perokok, bahkan sebelum menikah, maka kurangi intensitas merokok atau jangan merokok saat dihadapan anak. Selain itu, terapkan juga peraturan jika tidak ada rokok di rumah atau bahkan tamu tidak boleh merokok. Karena bahaya rokok bisa dialami oleh mereka yang justru tidak merokok.

Kedua dalah dengan menjaga keharmonisan keluarga. Salah satu penyebab mengapa anak terjun ke dunia ‘hitam’ misalnya dimulai dengan merokok, kemudian menyentuh dan mengkonsumsi minuman keras hingga mengkonsumsi narkoba adalah karena permasalahan di keluarga. Hubungan dengan orang tua yang tidak baik atau karena sering terjadi pertengkaran di rumah menyebabkan anak mengambil pengalihan lainnya dari masalah tersebut. Untuk menghindari hal itu, maka sebaik mungkin jaga keharmonisan keluarga Anda dan limpahkan kasih sayang untuk semua anggota keluarga Anda sehingga suasana di rumah menjadi menyenangkan.

Ketiga adalah memperkenalkan dan mengarahkan anak ke hal yang positif. Ada banyak hal positif yang bisa Anda lakukan untuk anak Anda, misalnya dengan mengajak anak Anda bermain di luar ruangan seperti memancing, ikut membuat barang dari benda yang ada di sekitar rumah atau yang lainnya. Dengan cara ini tidak hanya bisa membuat fokus anak beralih ke hal yang positif namun juga memberikan kesempatan untuk anak agar bisa berkembang dan kreatif yang bisa menjadi modal untuk dirinya sendiri nantinya saat sudah dewasa. Namun, jangan lupa untuk menemani anak Anda misalnya menemani bermain agar anak tidak merasa kesepian.

Keempat adalah memperkenalkan bahaya rokok pada anak sejak dini. Anak-anak akan semakin berkeinginan untuk mencoba sesuatu hal yang baru yang menarik perhatiannya dan merokok termasuk salah satunya. Anak tidak hanya akan melihat orang tuanya namun juga orang disekitarnya dan mulai bertanya mengenai enaknya merokok, keinginan untuk mencobanya dan yang lainnya. Karena hal tersebut, sebaik mungkin Anda menjelaskan kepada anak Anda sedini mungkin dengan bahasa yang mudah diterima anak mengenai bahaya yang disebabkan dari rokok tidak hanya untuk perokok yang aktif namun juga untuk perokok yang pasif sehingga tidak merugikan diri sendiri dan juga orang lain.

 

Spread the word. Share this post!