Mencontek Gaya Hidup Sehat Ala Rasulullah

Bisa hidup dengan sehat dan bahagia adalah impian bagi semua orang. Akan tetapi sayangnya, tak banyak orang yang menerapkan pola hidup yang benar dan sehat, sehingga pada akhirnya tak jarang mereka harus membayar mahal untuk bisa sehat kembali. Pola atau gaya hidup memang sangat berpengaruh terhadap kesehatan seseorang. Ada banyak hal yang sebenarnya bisa dilakukan untuk bisa hidup sehat. Bagi umat Muslim khususnya, Rasulullah telah menerapkan gaya hidup yang sehat yang bisa dijadikan pedoman untuk memulai hidup yang sehat dan bahagia, di antaranya adalah:

  • Duduk pada saat makan dan minum.

Rasulullah selalu makan dan minum dengan duduk, atau sangat menghindari makan minum dengan berdiri. Selain dari segi kesopanan nampak kurang pantas, ternyata ditinjau dari segi medis pun makan dan minum sambil berdiri tidak baik untuk pencernaan. Hal ini dikarenakan pada saat berdiri, rongga dalam sistem pencernaan kita jadi terbuka sehingga saat makanan atau minuman masuk, seringkali sistem pencernaan tidak siap menerimanya sehingga kaget dan membuatnya bekerja lebih keras untuk mencerna makanan dan minuman. Minum sambil duduk juga terbukti dapat menghindarkan kita dari resiko penyakit ginjal dan saluran kemih.

  • Berpuasa.

Semasa hidupnya, Rasulullah rajin berpuasa sunnah, salah satunya adalah puasa Senin-Kamis. Bagi umat Muslim, menjalankan puasa mendatangkan pahala dan ternyata bermanfaat bagi kesehatan fisik sekaligus psikologis. Puasa memang merupakan amalan termudah untuk hidup sehat dari luar dan dalam. Orang yang berpuasa memberikan kesempatan pencernaan untuk beristirahat, sehingga metabolisme tubuh jadi lebih lancar. Selain itu, puasa juga membuat emosi kita lebih terkontrol, karena syarat sah berpuasa adalah menahan diri dari lapar, haus dan hawa nafsu.

 Baca Juga: LANGKAH MUDAH MEMULAI GAYA HIDUP SEHAT SEJAK HARI INI!

  • Makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.

Makan teratur dan tepat waktu sebenarnya membawa manfaat juga. Jadi meski belum lapar, orang akan cenderung makan dalam porsi yang lebih sedikit atau tidak berlebihan. Terlalu kenyang saat makan juga tentu membawa rasa yang tidak nyaman pada perut, pencernaan juga harus lebih kuat bekerja. Selain itu, Rasulullah menganjurkan makan dan minum dengan tangan kanan, hal ini ternyata berguna agar syaraf otak kiri tetap aktif bekerja sehingga menghasilkan pikiran yang lebih positif dan fokus.

  • Keseimbangan waktu beristirahat.

Secara medis, istirahat cukup memang bagian dari gaya hidup sehat. Sebab istirahat diperlukan untuk membantu memperbaiki metabolisme dalam tubuh. Rasulullah pun semasa hidupnya membagi waktu dalam kehidupan sehari-harinya jadi 3 bagian, 1 bagian untuk ibadah, satu bagian untuk urusan dunia dan satu bagian untuk istirahat. 1 hari terbagi jadi 24 jam, jika dibagi 3 maka sebenarnya waktu istirahat yang diterapkan Rasulullah sudah mencukupi waktu istirahat yang ideal, yakni sekitar 7-8 jam setiap harinya.

 

Spread the word. Share this post!