Relaksasi dan Ringankan Gangguan Nyeri dengan Lakukan Massage

Ada sarana relaksasi yang tepat yang bisa membuat Anda bisa melepas kepenatan selepas beraktivitas seharian. Relaksasi ini bernama massage atau terapi pijat yang merupakan istilah umum untuk memberikan tekanan pada anggota tubuh tertentu.

Relaksasi dan Ringankan Gangguan Nyeri dengan Lakukan Massage

Selain menjadi sarana relaksasi, massage ini pun dipercaya bisa mencegah dan mengurangi beberapa risiko gejala penyakit. Jenisnya pun beragam, dari mulai spa yang modern, hingga pijat tradisional biasa. Nah ada beberapa jenis pijat yang harus Anda ketahui seperti berikut ini:

  • Pijat Shiatsu. Jenis pijat dengan tekanan bervariasi dengan menggunakan jari pada titik-titik akupresur yang dipercaya merupakan bagian penting tubuh.
  • Pijat jaringan tubuh. Ini merupakan perawatan yang tepat untuk menangani nyeri dan kekakuan kronis dengan dilakukannya gerakan lambat terfokus pada bagian tertentu oleh terapis.
  • Pijat Thai. Pemijatan dengan menggerakkan tubuh pasien ke berbagai macam posisi untuk menekan otot.
  • Refleksiologi. Pemijatan untuk menstimulasi area tertentu pada kaki dengan menggunakan jari.

Untuk kondisi lain, ada juga terapi pijat untuk untuk ibu hamil yang bisa membantu meringankan stress, nyeri otot dan sendi atau pembengkakan di bagian tubuh seperti tagan dan kaki.

Manfaat

Selain jenis-jenis terapi pijat, massage ini juga bisa menghilangkan beberapa keluhan bagi Anda. Seperti bisa meringankan gejala penyakit seperti sakit kepala agar membuat pasien lebih mendapatkan pola tidur yang berkualitas, memberikan efek antinyeri pada nyeri punggung meski untuk jangka pendek, sebagai pengurangan rasa nyeri dan kekakuan lutut akibat asteoartitis, bahkan bisa juga menjadi sarana relaksasi untuk mengurangi gejala kanker, massage ini bisa membangun sistem kekebalan tubuh Anda.

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum Massage

Meskipun memang memiliki manfaat yang lumayan banyak, terapi pijak ini juga akan berisiko pada kondisi tertentu seperti pada pasien patah tulang, osteoporosis yang parah, penderita penggumpalan darah di bagian tubuh, gangguan pendarahan, orang dengan trombosit yang kurang dalam tubuh, atau seseorang yang sedang memiliki luka bakar. Karena pada beberapa kasus bisa menyebabkan gangguan saraf atau alergi karena pemakaian minyak pijat.

Selain itu, Anda juga harus menghindari terapi pijat yang ditawarkan sebagai pengganti pengobatan medis. Anda harus menginformasikan kondisi atau penyakit Anda sebelum melakukan terapi pijat. Anda juga lihat siapa yang memijat Anda, apakah merupakan tenaga yang memang sudah ahli atau bukan. Anda juga harus jelaskan tujuan terapi pijat Anda. Jika Anda alergi terhadap lotion atau minyak pijat, informasikan hal tersebut. Atau jika kekuatan pijatan terlalu keras, Anda bisa memberitahukan pemijat atau terapis Anda.

Anda harus mencermati setiap manfaat, risiko, juga panduan pemijatan yang benar. Jangan asal memilih terapi pijat. Sebab, jika Anda salah pilih, niatnya ingin dijadikan alternatif untuk meredakan stress atau keluhan sakit, Anda malah mendapat gejala yang lebih parah. Lebih baik lagi, sebelum massage konsultasikan terlebih dulu pada dokter Anda agar lebih aman.

Spread the word. Share this post!