Sebelum Melakukan Perawatan Wajah Dermabrasi, Ketahui Dulu Poin Penting Berikut ini

Memiliki wajah cantik dan bersinar merupakan impian semua wanita. Tak heran jika kini permintaan perawatan wajah di klinik kecantikan semakin meningkat. Salah satu yang paling banyak digandrungi wanita-wanita masa kini, adalah perawatan peremajaan kulit wajah dengan metode dermabrasi. Dermabrasi sendiri adalah perawatan dengan menerapkan teknik pengelupasan kulit menggunakan alat tertentu untuk mengangkat kulit terluar wajah.

Sebelum Melakukan Perawatan Wajah Dermabrasi, Ketahui Dulu Poin Penting Berikut ini

Hanya saja, perawatan wajah Dermabrasi hanya boleh dilakukan oleh dokter ahli kulit karena para pasien akan dibius atau dianestesi sebelum perawatan dimulai. Selama prosedur perawatan dilakukan, maka kulit di sekitar wajah Anda akan mati rasa. 

Pentingnya Melakukan Dermabrasi

Perawatan demabrasi banyak dipilih oleh wanita karena dapat mencegah munculnya garis-garis halus di wajah, membuat kulit lebih halus, mengurangi bekas luka serta bintik hitam serta membuat Anda lebih awet muda. Hanya saja tidak semua orang boleh melakukan dermabrasi, khususnya orang yang mengalami peradangan jerawat, mengalami herpes, memiliki luka bakar akibat radiasi dan memiliki kecenderungan mengalami keloid.

Persiapan sebelum melakukan dermabrasi

Sebelum perawatan wajah dermabrasi dilakukan, biasanya kulit wajah Anda akan diperiksa terlebih dahulu oleh dokter untuk mengetahui secara lengkap riwayat kesehatan Anda. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk mendiskusikan ke dokter apabila memiliki alergi terhadap suatu obat dan dianjurkan untuk menghindari paparan sinar matahari selama 2 bulan sebelum melakukan perawatan

Proses dermabrasi dilakukan

Langkah pertama yang biasa dokter lakukan adalah membersihkan membersihkan wajah secara menyeluruh dan menutup mata dengan alat khusus. Selanjutnya adalah menandai area wajah yang akan diobati, lalu mulai membius wajah agar Anda tidak dapat merasakan sakit selama proses dermabrasi berlangsung. Bius yang dilakukan hanyalah bius lokal saja, yakni hanya di bagian wajah. Setelah itu, wajah Anda akan ditekan dengan menggunakan alat khusus dermabrasi selama kurang lebih satu jam, tergantung seberapa banyak masalah kulit yang Anda miliki. 

Resiko dari perawatan dermabrasi

Perawatan wajah dermabrasi sudah termasuk dalam tindakan medis, tentunya terdapat efek samping dan risiko yang menyertainya. Resiko pertama adalah wajah Anda akan memerah dan bengkak pada bagian tertentu. Namun, bengkak dan merah pada wajah akan berkurang dalam hitungan minggu.

Dampak kedua adalah kulit menjadi sensitif dan berwarna merah muda. Hal ini disebabkan karena dermabrasi mengangkat kulit paling atas dengan tujuan agar kulit yang baru dapat tumbuh lagi. Inilah yang menyebabkan wajah  menjadi merah muda. Selain itu wajah juga menjadi berjerawat. Namun tak perlu khawatir, karena masalah ini akan hilang dengan sendirinya.

Selanjutnya efek samping dari perawatan wajah ini adalah pori-pori wajah Anda menjadi membesar. Tak hanya itu, bahkan bagi mereka yang tidak cocok dengan dermabrasi maka akan terjadi infeksi kulit yang diakibatkan oleh jamur atau virus, namun hal ini jarang sekali terjadi pada pasien.

Hal yang harus dilakukan setelah menjalani dermabrasi

Setelah selesai melakukan perawatan wajah dermabrasi, Anda harus rutin memeriksakan kondisi wajah Anda pada dokter kulit Anda. Selain itu, hindari dulu konsumsi alkohol selama 48 jam setelah perawatan, hindari rokok dan tidak mengonsumsi obat yang mengandung aspirin selama seminggu penuh.

Spread the word. Share this post!