Simak 4 Efek dan Bahaya Narkoba Bagi Para Pemakainya

Ada banyak dampak negatif atau bahaya narkoba dan pihak pemerintah sampai lembaga kesehatan di masyarakat tidak henti-henti memberikan penyuluhan. Akan tetapi penyebaran atau pemasaran narkoba sendiri sepertinya tidak pernah mereda karena memang peminatnya banyak dengan sistem promosi yang sulit ditolak. Biasanya remaja menjadi target utama para pengedar karena lebih mudah untuk dibujuk, terutama jika memang membutuhkan pelampiasan atas kondisi kurang menguntungkan yang dialami. Misalnya jauh dari orangtua, rumah tangga orangtua kisruh, kurang perhatian, dan sebagainya.

Efek Negatif Narkoba Terhadap Psikis

Efek negatif dari narkoba ini memang tidak seketika dirasakan oleh pemakai, biasanya berjalan lambat dan bertahap. Selain membahayakan kesehatan ternyata narkoba juga memberi efek tidak baik untuk kondisi psikis pemakainya, adapun efek negatif tersebut adalah:

  • Malas dan lamban dalam mengerjakan apapun,

Pengguna narkoba akan lebih mudah tidur sepanjang hari dibanding melakukan aktifitas lain dalam kesehariannya. Sebab adanya narkoba di dalam darah entah jenis sabu, ganja, dan sebagainya bisa merusak sistem syaraf. Tubuh cenderung mudah lelah sehingga terlihat malas untuk bekerja dan jikalaupun bergerak akan terlihat lebih lamban.

  • Kerap merasa gelisah,

Salah satu bahaya narkoba adalah mengancam sistem syaraf pemakainya sehingga secara perlahan nampak memiliki kepribadian yang berbeda. Sistem syaraf yang sudah terganggu membuat penikmat narkoba ini cenderung mudah gugup dan dalam kondisi tertentu malah berhalusinasi. Halusinasi ini membuat mereka mudah melihat hal-hal aneh dan menakutkan sehingga kerap merasa gelisah. Bekerja dan menjalankan aktifitas apapun terasa berat karena tidak bisa berkonsentrasi dan dianggap aneh oleh orang sekitar.

Baca Juga:KIAT JAUHKAN BAHAYA ROKOK DARI ANAK

  • Bisa menyebabkan sikap brutal,

Syaraf yang sudah terganggu membuat pengguna narkoba mudah berhalusinasi dan kadang kala menyakiti diri sendiri dan orang sekitar. Ketika dalam kondisi paling parah biasanya pengguna narkoba bisa bersikap brutal. Merusak benda di sekitar maupun menyakiti orang lain yang ada di dekatnya, sehingga perlu penanganan khusus. Biasanya kondisi ini terjadi ketika sudah terbilang akut dan sangat bergantung, melakukan rehabilitasi pun tidak bisa langsung menghapus konsumsi narkoba. Melainkan tetap diberikan namun dengan dosis yang perlahan semakin dikurangi sampai dihapus sama sekali.

  • Membuat pemakainya mampu menyakiti diri sendiri,

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa konsumsi narkoba bisa merusak mental karena mengalami gangguan pada sistem syaraf. Selain membuat tubuh kering kerontang juga menjadikan penggunanya mengalami banyak halusinasi. Ketika merasa terganggu dan ketakutan maka pikiran untuk melakukan aksi bunuh diri akan terus melintas. Bisa jadi malah terjadi berulang kali dalam sehari sehingga perlu segera diatasi, dengan melakukan rehabilitasi yang tepat. Memahami efek buruk atau bahaya narkoba sejak dini memang membantu menghindari resiko mengenal dan menjadi pecandu maka bisa dikenal sejak dini.

Spread the word. Share this post!