Tahapan Gerakan Senam Pagi Kesehatan Jasmani

Di Indonesia banyak ditemui orang yang melakukan senam pagi misalnya saat Car Free Day. Salah satu jenis senam yang dilakukan adalah senam kesegaran jasmani atau yang dikenal dengan nama SKJ. Senam masal yang diwajibkan pemerintah Indonesia ini diiringi oleh lagu yang berirama dan di berbagai provinsi yang ada di Indonesia, menggunakan aransemen atau lagu yang berbeda. SKJ biasanya dilakukan di sekolah dasar di pagi hari saat hari tertentu misalnya hari Jumat.

Ada beberapa manfaat dari melakukan SKJ, diantaranya:

  • Membantu untuk meningkatkan kekuatan otot.
  • Meningkatkan daya tahan otot sebab senam aerobik mampu untuk menyebabkan hypertropi otot dan peningkatan sirkulasi darah ke otot.
  • Meningkatkan fleksibilitas tubuh.
  • Membantu untuk membakar lemak yang ada di dalam tubuh.
  • Membantu untuk bisa meningkatkan daya atau ketahanan tubuh terutama di bagian jantung dan paru-paru. Untuk mendapatkan hasil maksimal, bisa melakukan gerakan aerobik misalnya senam selama 20-30 menit.

Ada 5 tahapan dalam senam pagi saat hendak melakukan SKJ. Pertama adalah sikap awal. Sebelum Anda melakukan SKJ, maka Anda harus berdiri dengan tegak terlebih dahulu dan bahu Anda harus rileks. Tangan Anda diletakkan di samping badan dan pandangan Anda menghadap lurus ke depan dengan tumit kaku merapat dan ujung kaki serong.

Tahapan kedua adalah melakukan pemanasan. Baik untuk senam ataupun olahraga, pemanasan adalah hal yang wajib untuk dilakukan agar otot tubuh tidak kaget saat digerakkan. Pemanasan untuk SKJ dilakukan selama 10 menit dan dimulai dengan jalan di tempat kemudian diikuti dengan gerakan kepala yang menoleh ke kanan ataupun ke kiri, menengadah kemudian menunduk serta memutar kepala searah dan berbalik dari arah jarum jam. Setelah itu lakukan gerakan bahu, lengan, punggung bagian atas, tekuk lengan, kaki yang bertumpu dengan tumit, dan pemanasan untuk otot samping serta peregangan statis.

3 tahapan selanjutnya pada SKJ yang bisa dilakukan untuk senam pagiyaitu:

  • Peralihan. Pada gerakan ini Anda akan melakukan gerakan jalan, tepuk tangan, gerakan maju ataupun mundur.
  • Gerakan inti dilakukan dengan cara meluruskan ataupun menekuk lengan kemudian melakukan gerakan memang, mengayun, mengangkat kaki ataupun gerakan koordinasi antara gerakan tangan dengan gerakan kaki. Pada gerakan inti, umumnya dilakukan sekitar 15-20 menit.
  • Pendinginan. Jika di awal ada pemanasan, maka di akhir ada pendinginan. Pendinginan ini bertujuan untuk merilekskan otot tubuh sehingga tubuh menjadi lebih nyaman dan detak jantung juga secara bertahap bisa diturunkan hingga ke normal. Gerakan di bagian pendinginan ini menggunakan gerakan yang statis dan dinamis dengan rentan atau gerakan yang tidak sulit. Secara bertahap, Anda melakukan gerakan pendinginan hingga gerakan SKJ dihentikan.

 

Spread the word. Share this post!