Beberapa Perilaku Gaya Hidup Agamis Yang Dianut Oleh Sekelompok Masyarakat

Gaya hidup agamis merupakan gaya hidup seseorang dimana agama dijadikannya sebagai panutan, pedoman hidup, memeluk suatu agama yang dianggapnya sebagai kebenaran utama dan ajaran pokok. Berikut ini beberapa gaya hidup agamis yang dianut oleh sekelompok masyarakat, dibagi menjadi 4 kriteria yaitu:

Beberapa Perilaku Gaya Hidup Agamis Yang Dianut Oleh Sekelompok  Masyarakat

Beberapa Perilaku Gaya Hidup Agamis Yang Dianut Oleh Sekelompok Masyarakat

  • Gaya hidup manusia ritual

 Gaya hidup manusia ritual ini merupakan gaya hidup dimana sekelompok orang lebih menekankan sisi ritual atau keagamaan dalam melakukan berbagai hal. Mereka sangat mematuhi aturan yang berlaku didalam agama mereka, sangat peduli dan ketat menjaga kesucian yang telah berlaku didalamnya. Sebagai contoh beberapa ajaran agama tersebut memuat tentang dosa dan akibat yang akan diberikanya setelah seseorang meninggal dunia, maka mereka akan meyakini bahwa apa yang diperintahkan agama untuk menjauhi dosa membawa mereka kepada kebahagiaan.

  • Gaya hidup manusia doktrinal

Gaya hidup manusia doktrinal adalah gaya hidup dimana sekelompok masyarakat telah menganggap kebenaran dari suatu agama yang dianut adalah kebenaran mutlak atau doktrin. Seperti, jika ada pembahasan tentang surga maka sekelompok masyarakat ini akan mendefinisikan dan mengkaitkan ayat-ayat yang ada berkaitan dengan surga. Selain itu mereka cenderung menganggap bahwa dengan menganut pemahaman doktrinal ini, mereka akan dapat masuk ke surga. Hanya saja biasanya sekelompok masyarakat yang menganut pemahaman tersebut tidak bisa mentoleransi pemahaman lain yang berbeda meskipun itu berasal dari agamanya sendiri.

  • Gaya hidup moral

Gaya hidup manusia moral merupakan sekelompok orang yang menyatakan kebenaran dari sisi moralitas ahgama mereka. Dalam gaya hidup manusia moral mereka cenderung lebih mengedepankan sikap toleransi, perdamaian dan terkadang mengabaikan ajaran doktrinal demi terciptanya perdamaian dan kepedulian antar sesama, mengedepankan sisi moralitas. Misalkan dalam suatu pengajaran agama terkait dengan surga, maka sekelompok orang yang menganut paham ini tidak akan mendoktrin orang lain sesuai dengan pendapatnya. Mereka menganggap bahwa moralitaslah yang akan menuntun mereka ke surga. Tujuan dari gaya hidup jenis ini adalah menjadikan manusia lebih bermoral.

  • Gaya hidup manusia spiritual

Gaya hidup manusia spiritual sendiri adalah gaya hidup sekelompok masyarakat yang menjadikan agama suatu usaha untuk memahami realitas keagamaan yang ada. Realitas spiritual merupakan kebenaran dan agama sendiri merupakan petunjuk arah. Misalnya, dalam suatu agama mengajarkan tentang surga, itu berarti penyatuan diri dengan sang Ilahi. Dan hanya orang yang mampu memahami kebenaran spiritual inilah yang akan dapat masuk surga.

Demikian artikel ini memaparkan terkait dengan perilaku gaya hidup agamis yang bisa kita semua jadikan sumber pengetahuan sekaligus referensi, bisa disebarkan kepada teman atau kerabat. Terimakasih sudah berkunjung dan membacanya.

Spread the word. Share this post!