Ciri-Ciri Penganut Gaya Hidup Hedonis. Andakah Salah Satunya?

Mungkin kita seringkali mendengar kata hedonis atau hedonisme? Secara singkat, hedonisme merupakan suatu pandangan atau lebih tepatnya gaya hidup yang berorientasi pada kesenangan dan kenikmatan materi semata yang mana dijadikan sebagai tujuan utama untuk hidup. Gaya atau pandangan hidup yang demikian membuat orang rela melakukan apapun untuk mencapai kepuasan materi. Hedonisme bisa tumbuh sedari kecil karena salahnya pola asuh orangtua atau bisa juga karena pengaruh lingkungan sekitar, bisa juga berkembang dari ‘balas dendam’ atas sulitnya kehidupan seseorang di masa lalu.

Sebenarnya tak sulit menemukan orang yang berperilaku hedonis, orang-orang hedon sebutan lazim bagi para penganut hedonisme biasanya memiliki ciri-ciri di bawah ini:

  • Ingin segala sesuatunya serba mewah.

Orang hedon terbiasa dengan segala sesuatu yang gemerlap alias mewah. Dimana mereka menganggap bahwa kemewahan merupakan hal utama dalam hidup mereka. Bisa jadi orang-orang yang seperti ini memang sebenarnya benar-benar mampu secara finansial, bisa juga mereka hanya memaksakan diri untuk terlihat ‘mampu’. Misalkan lebih memilih tinggal di apartemen meski harus mencicil daripada di rumah sendiri, lebih suka naik taksi daripada naik motor sendiri, dan sebagainya.

  • Pilih-pilih teman.

Memang mengesalkan sebenarnya orang yang memiliki gaya hidup hedonis, sebab mereka cenderung selektif alias pilih-pilih dalam berteman. Mereka sangat menghindari teman-teman yang sekiranya ‘tidak menguntungkan’ bagi mereka, mereka bukan tipe orang yang mau berteman dengan orang-orang yang kurang mampu secara materi, bahkan dengan teman-teman kaya sekalipun jika tidak suka hura-hura, orang-orang hedon juga tidak mau bergaul dengan mereka. Mereka hanya mau berteman dengan orang-orang yang satu ‘level’ dengan mereka, setidaknya harus sama-sama suka berhura-hura.

  • Konsumerisme yang akut.

Sifat konsumtif adalah sifat mutlak seorang hedonis, mereka tidak memiliki skala prioritas. Tak peduli butuh atau tidak, penting atau tidak, maka mereka akan segera berusaha memenuhi keinginan mereka. Orang yang hedonis juga paling getol dengan diskon, promo dan sebagainya meski sebenarnya mereka tidak membutuhkan barang atau benda-benda tersebut. Tak jarang orang hedonis tidak memiliki tabungan atau investasi apapun selain barang-barang yang mereka beli dan mereka pakai, tak jarang dari mereka yang rela berhutang dengan kartu kredit hanya untuk memenuhi segala kebutuhan mereka.

  • Cenderung anti-sosial dan jauh dari agama.

Bagi para penganut gaya hidup hedonis, mereka juga cenderung anti-sosial alias tidak memiliki kepekaan sosial. Mereka jarang atau bahkan tidak memiliki kepekaan sosial dan kurang peduli terhadap lingkungan, sekalipun tinggal di lingkungan perumahan, mereka cenderung tidak mau bergaul dengan warga sekitar. Bahkan lebih parahnya, kaum hedon cenderung jauh dari agama, tidak mau beribadah dan menganggap belum saatnya tiba untuk beribadah. Semampu apapun Anda secara materi, hedonisme tetaplah salah.

Spread the word. Share this post!