Dampak Terburuk Gaya Hidup Bebas yang Harus Diwaspadai

Gaya hidup bebas selalu mengarah pada pergaulan bebas yang semakin dirasa meresahkan bagi para orang tua. Dalam masa perkembangannya remaja biasanya memiliki rasa penasaran yang besar, dan jika hal ini tidak dibarengi dengan perhatian orang tua, segala cara pikir remaja menjadi bebas, tidak terkendali. Hal ini tentunya akan membawa dampak yang negatif bagi remaja sendiri maupun lingkungannya.

Dampak Terburuk Gaya Hidup Bebas yang Harus Diwaspadai

Dampak Gaya Hidup Bebas

  1. Kurang beriman kepada Tuhan, sehingga malas beribadah dan menunaikan kewajibannya. Dengan kurangnya keimanan pada diri seseorang ini akan memicu ketidakpercayaan akan pencipta dan cenderung berbuat sesuatu sesuai dengan kemauannya
  2. Sifat hedonisme. Sifat ini muncul karena rasa keingintahuan dan kebutuhan akan kesenangan sesorang yang berlebihan.
  3. Tindak kriminalitas. Ketika seseorang telah mengenal atau menjadi seorang yang hedonism, maka mudah baginya untuk melanggar aturan, bahkan melakukan tindak kriminalitas.
  4. Muncul penyakit kronis. Dari gaya hidup bebas seseorang hingga akhirnya menjadi hedonism, pengkonsumsian minuman keras hingga narkoba menyebabkan tubuh mereka menyimpan racun yang justru menyerang diri mereka sendiri. Dalam kurun waktu tertentu tubuh mereka tidak akan bisa lagi bertahan menampung itu semua dan mengalami komplikasi.
  5. Malas sekolah. Ketika jiwa seseorang telah teracuni semua sikap hedonism maka yang mereka pikirkan hanyalah bagaimana caranya memperoleh kesenangan, Sekolah bukanlah tempat yang menyenangkan bagi mereka.
  6. Tidak ada rasa empati dan simpati Bisa dibilang seorang hedon benar-benar tidak memiliki perasaan. Empati bahkan simpati mereka sudah tidak bisa merasakannya lagi.

Cara Mengatasi Gaya Hidup Bebas

  1. Hindarilah lingkungan yang buruk. Salah satu cara ini adalah langkah preventif sebelum seorang remaja mengenal pergaulan bebas. Menjauhkan mereka dari lingkungan buruk adalah langkah penting yang harus diingat orang tua.
  2. Isi waktu luang dengan hal positif. Ketika seorang remaja memiliki waktu luang, adalah hal yang bijak untuk mengisinya dengan hal-hal positif seperti belajar kelompok, mengikuti kegiatan sekolah, dan lain-lain.
  3. Membatasi diri dalam pertemanan. Hal ini bukan berarti memilih-milih teman, akan tetapi memilih teman yang baik adalah salah satu cara meminimalisir dampak negatif yang mungkin muncul.
  4. Membatasi waktu. Jika Anda memiliki seorang putri sebaiknya Anda memberikan jadwal wajib dimana seorang anak perempuan tidak akan keluar di malam hari untuk menghindarkan dari pergaulan yang tidak sehat.
  5. Bersikap terbuka

Seorang remaja harus terbuka dengan orang tuanya, baik ibu maupun ayah. Hal ini untuk membangun kepercayaan satu sama lain.

Di atas adalah pembahasan bagaimana pengaruh gaya hidup bebas memengaruhi seorang remaja. Selain itu ada juga solusi untuk masalah gaya hidup ini. Orang tua hendaknya sejak dini menanamkan sikap beretika dan menjauhkan dari lingkungan main bisa mengkontaminasinya menjadi seorang hedon.

Spread the word. Share this post!