3 Cara Belajar untuk Melatih Anak Diseleksia agar Lancar Baca Tulis

Memiliki Anak yang menderita diseleksia membuat orang tua harus membesarkannya dengan cara khusus dan sedikit melibatkan emosi yang cukup campur aduk untuk menghadapinya, namun kesabaran sangat diperlukan di sini. Rasa khawatir saat memiliki seorang anak diseleksia, pasti Anda takut akan menjadi penghalang masa depannya. Namun Anda tidak perlu khawatir jika diseleksia merupakan salah satu penghalang. Ada banyak cara belajar khusus bagi anak diseleksia yang bisa Anda terapkan agar Anak Anda bisa tumbuh cerdas seperti anak-anak normal pada umumnya. Berikut beberapa ulasannya untuk Anda.

3 Cara Belajar untuk Melatih Anak Diseleksia agar Lancar Baca Tulis

Apa itu Diseleksia?

Diseleksia ini sebenarnya adalah sebuah penyakit yang mana lebih menyerang pada gangguan belajar anak. Sehingga terjadi perbedaan pada cara kerja otak pada seseorang terutama dalam hal mengolah informasi. Kelainan belajar ini terjadi secara genetika, jika salah satu anggota keluarga Anda  pernah ada yang terserang diseleksia maka besar kemungkinan akan menurun pada anak-anak Anda juga.

Para pengidap diseleksia ini akan merasa kesulitan dalam menghubungan suara, mengurutkan huruf atau menyusun sebuah kata dan bisa disebut dengan adanya gangguan dalam kelancaran membaca yang mempengaruhi anak kesulitan untuk membaca, menulis, dan bahkan kesulitan dalam berbicara. Hal ini terjadi bukan karena para pengidap diseleksia tidak memiliki kecerdasasan. Ada banyak cara belajar yang cocok dan tepat untuk digunakan para pengidap diseleksia.

Ajarkan Secara Mendetail

Karena adanya kesulitan membaca dan mengeja bagi penderita diseleksia maka terapkan cara belajar secara mendetail seperti dengan cara menunjukkan satu suku kata. Dengan cara katakana padanya secara jelas dan suara lantang dan biarkan ia mencoba mengeja hurufnya perlahan. Lalu tanyakan padanya huruf apa saja yang sudah ia lihat pada bagian awal, tengah dan akhir pada kata yang diucapkannya. Cara ini cukup ampuh untuk membantunya memproses sebuah kata secara detail dan mudah.

Gunakan Pasir atau Krim

Cara belajar ini dengan cara menebarkan segenggam pasir atau sesendok krim yang diletakkan di atas sebuah kertas atau meja. Lalu perintahkan anak Anda untuk menulis sebuah kata pada pasir atau krim tersebut, sembari dia menulis biarkan ia mengeja bunyi huruf dari setiap kata yang mereka tulis. Cara ini bisa juga membantunya memproses setiap huruf dan kata dengan lebih cepat dan mudah.

Menggunakan Balok Huruf

Cara belajar yang pas selanjutnya adalah menggunakan balok huruf. Dengan bentuk huruf dan balok yang berwarna-warni bisa semakin memudahkan anak untuk membaca sebuah huruf. Karena anak akan lebih mudah mengkategorikan warna yang berbeda pada beberapa huruf yang ada pada balok. Jangan lupa jika sang anak sedang menyusun kata, ajarkan dia juga sambil menyuarakan dan mengeja huruf yang sedang mereka susun dan biarkan dia menyebut kata tersebut dengan jelas dank eras saat selesai menyusun kata.

Spread the word. Share this post!