Ampuhkah Mengatasi Kebotakan dengan Berbagai Merk Minyak Kemiri Penumbuh Rambut?

Mengoleskan minyak kemiri ke kepala dipercaya merupakan cara cepat menumbuhkan rambut, baik untuk pria maupun wanita. Minyak kemiri pun kerap dicari oleh mereka yang sedang mengalami kerontokan rambut yang berlebihan. Saat ini telah banyak beredar berbagai merk minyak kemiri penumbuh rambut yang dijual dengan kisaran harga mulai dari belasan hingga ratusan ribu. Perbedaan harga tersebut ditentukan berdasarkan banyaknya kandungan kemiri, berat bersih, dan merk minyak.

Berapa merk minyak kemiri penumbuh rambut yang terkenal adalah Kukui, Al Khodry, Onmiracle, JBS, Cap Kepala Botak, Sari Kosmetik, dan lainnya. Masing-masing merk tersebut memilki konsumen masing-masing yang merasa produk tersebut terbukti ampuh bagi mereka.

Kepopuleran minyak kemiri, membuat beberapa produk tersebut dipalsukan. Oleh sebab itu, harus teliti  jika ingin membeli minyak kemiri. Paling tidak harus memperhatikan segel kemasan dan nomor register Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Agar semakin yakin, belilah produk di apotek atau di toko yang menjadi distributor resmi. Jika ingin membeli online, belilah dari toko yang telah memiliki riwayat penjualan yang bagus.

Namun, apakah benar berbagai minyak kemiri mampu menjadi cara cepat menumbuhkan rambut pria? Berikut penjelasannya.

Kandungan dalam Minyak Kemiri

Cara Membuat Minyak Kemiri dengan Mudah di Rumah

Minyak kemiri adalah minyak yang diperoleh dari  kemiri (aleurites moluccana), yaitu sejenis biji-biji yang kerap digunakan sebagai salah satu bumbu masakan. Kemiri termasuk rempah, namun masih memiliki kekerabatan dengan singkong, karena sama-sama dalam keluarga euphorbiaceae. Minyak kemiri didapatkan melalui proses sangrai yang lama hingga kemiri menjadi hitam.

Beberapa orang ada yang sangrai kemiri yang telah dipisahkan dari cangkangnya, beberapa yang lain tidak. Setelah menjadi hitam, kemiri dihaluskan, lalu diperas dan didiamkan hingga keluar minyak.

Minyak tersebut mengandung berbagai asam esensial yang tinggi.  Secara umum kemiri terdiri dari asam linoleat sebesar 44.2%, asam linolenat sebesar 26.2%, asam oleat sebesar 20.7%, asam palmitik sebesar 6.5%, dan asam stearat sebesar 2.4%.

Kandungan-kandungan asam esensial tersebut mampu membangun jaringan kulit dan rambut baru dari jaringan yang telah rusak karena proses pengeringan, pewarnaan, maupun akibat terlalu sering menggunakan pomade. Selain itu, dua asam dengan kandungan terbanyak linoleat dan linolenat, merupakan kandungan terpenting yang mampu menumbuhkan rambut, sehingga banyak digunakan dalam produk lain seperti shampo, masker rambut, dll.

Dua asam tersebut merupakan lemak tak jenuh yang sangat baik bagi tubuh. Meski demikian, tubuh tidak dapat secara alami menghasilkan asam tersebut sehingga butuh asupan tambahan. Jika memilih produk minyak kemiri, perhatikan untuk melihat kandungan linoleat dan linolenat. Semakin tinggi kandungan dua asam tersebut, semakin bagus produk tersebut.

Bukan Rahasia Umum

Cara Membuat Minyak Kemiri dengan Mudah di Rumah

Metode menumbukan rambut dengan minyak kemiri telah dilakukan sejak zaman dahulu, terutama oleh masyarakat di negara-negara beriklim tropis. Cara tersebut diturunkan dari generasi ke generasi secara lisan. Selain untuk mengatasi kebotakan, minyak kemiri juga memiliki manfaat untuk menghaluskan, menyuburkan, dan mencegah uban tumbuh lebih cepat. Khasiat yang bannyak tersebut membuat banyak perawatan rambut memakai  bahan minyak kemiri.

Selain Indonesia, masyarakat Hawaii juga kerap menggunakan minyak kemiri untuk perawatan rambut. Di Hawai mengenal dengan nama Kukui. Nama tersebut terdengar tidak asing bukan? Ya, karena beberapa merk di Indonesia juga menamai dengan nama Kukui.

Di Hawaii, minyak kemiri tidak hanya digunakan untuk rambut, namun juga untuk kulit. Daerah pantai yang panas dan sengatan matahari kerap membuat kulit kering. Minyak kemiri merupakan salah satu bahan yang terkenal digunakan untuk menghindari kulit terbakar dan kering.

 

Spread the word. Share this post!