JANGAN TERGIUR DULU DENGAN BERITA TERBARU

Berita terbaru itu setiap menit selalu ada, terutama untuk kita yang jarang sekali membaca dan mendengar berita. Sekali membuka surat kabar dan portal berita online, seperti ditampar dari berbagai arah. Ternyata ada kejadian yang begitu banyak menyita perhatian dan kita baru menyadarinya. Masalahnya adalah kita jangan pernah terlalu larut dengan berita apapun, termasuk kesehatan. Pokoknya jangan tergiur dulu dengan berita terbaru!

Sebagai manusia, kita diberikan kemampuan untuk menganalisa sebuah kejadian yang terjadi di sekeliling kita. Jangan sampai gara-gara kita terlalu percaya dengan sebuah berita, yang ada kita sendiri yang akan terperosok. Contohnya berita terbaru dari bidang kesehatan. Belum habis masa sebuah produk diperkenalkan sebagai minuman yang mampu melakukan banyak hal di bidang kesehatan, muncul lagi minuman lain dari sana, dan muncul lagi minuman dari sana.

Apakah Anda tetap ingin mencoba semua itu karena Anda menilai bahwa itu minuman kesehatan terbaru? Jangan seperti itu! Jangan tergiur dulu dengan berita terbaru. Seharusnya sebelum Anda mengkonsumsinya Anda telusuri produk minuman apa itu, perusahaan apa yang mendistribusikannya, di mana produk itu dibuat, dan bagaimana uji klinis dalam lab kesehatan. Semua itu sangat penting, karena produk itu nantinya akan masuk ke dalam tubuh manusia.

Satu hal lagi yang sering dilakukan banyak produk kesehatan adalah over claim. Kenyataannya produk itu sendiri belum masuk dalam BPOM. Ini sangat sering terjadi. Alih-alih Anda ingin sehat, muncul produk kesehatan yang katanya dapat menangani penyakit Anda, malah yang terjadi penyakit Anda bertambah parah. Maka lantas, kalimat “jangan tergiur dulu dengan berita terbaru” karena produk kesehatan itu, sangat benar sekali.

Baca Juga:BERITA TERBARU DIMAS KANJENG TAAT PRIBADI

Lalu apa yang harus Anda lakukan, andaikan Anda ingin menjadi bagian distributor produk kesehatan itu? Ya seperti yang disebutkan di atas, jangan pernah hanya mengandalkan pengetahuan sedikit tanpa Anda telusuri kandungan produk dan hal lainnya terkait dengan produk itu. Kalimat “katanya begini” atau “katanya begitu” harus dihindari terlebih dahulu. Jangan biarkan Anda mengabaikan semua itu, hanya karena tujuan “yang penting produk laku”.

Perlakukan costumer Anda sebagai keluarga sehingga apa yang Anda jual nantinya bukan sekadar jualan saja, terlebih untuk produk yang masuk ke dalam tubuh. Jangan biarkan dari diri Anda menciptakan pembatas antara Anda dengan customer, meskipun Anda nantinya harus menghadapi berbagai macam karakter customer sampai yang menyumpah-serapahi Anda. Sebagai manusia biasa, sangat wajar Anda emosi. Sebagai distributor, tetap harus tenang.

Apabila secara keseluruhan sudah Anda lakukan dengan baik, artinya Anda juga turut dalam mensosialisasikan kalimat “jangan tergiur dulu dengan berita terbaru”, karena sebagai distributor sekaligus tentu saja pemakai produk, Anda diwajibkan lebih jeli mengetahui sesuatu daripada hanya sekadar mengkonsumsi saja.

Spread the word. Share this post!